Dinding menjadi salah satu komponen terpenting dari sebuah rumah supaya bisa berdiri. Komponen ini juga biasa digunakan untuk membagi ruangan dan pembatas. Dinding inipun mempunyai banyak fungsi lain. Seperti dinding bata ringan yang mampu menjadi peredam suara hingga memperkuat struktur suatu bangunan.

Menariknya, sekarang ini ada banyak pilihan jenis dinding dan tidak terpaku pada satu material saja. Ada banyak bahanĀ  material dinding pengganti yang bisa Anda pilih dan disesuaikan dengan kebutuhan hunian. Untuk itu, sebaiknya Anda memilih jenis dinding yang tepat dan sesuai agar dapat menambah nilai estetika dari rumah Anda.

Berbagai Jenis Material untuk Dinding Rumah

Beragam bahan material pembuat dinding bisa Anda pilih, diantaranya sebagai berikut.

1. Batu Bata Merah

Dinding batu bata merah ini terbuat dari tanah liat, dan proses pembuatannya adalah pembakaran langsung pada suhu tinggi. Keunggulannya adalah harga yang relatif terjangkau dan kualitas yang lebih kuat. Jenis material ini menjadi pilihan yang paling banyak digunakan untuk dijadikan dinding rumah.

2. Batako

Selanjutnya, ada dinding batako yang dibuat dengan ukuran antara 9-12 meter persegi. Bila dibandingkan dengan batu bata merah, ukurannya tentu lebih besar. Hal ini membuat penggunaan batako menjadi lebih mudah dipasang saat membuat tembok rumah. Keunggulan dari batako ini adalah bahan lebih kuat dan memiliki sifat kedap air. Hanya saja bahan ini cenderung menyimpan panas dan tidak kuat terhadap guncangan.

3. Bambu

Material bambu juga bisa dijadikan dinding untuk hunian klasik nan estetik. Bukan hanya rumah di desa, sekarang ini penggunaan nya banyak dipakai untuk villa, maupun hunian modern klasik dan natural. Namun ketika menggunakan bahan bambu, pastikan Anda rajin memoles ulang materialnya supaya tetap terlihat seperti masih baru.

4. Kayu

Bagi Anda yang ingin rumah bernuansa tradisional, Anda bisa memilih material kayu sebagai pengganti dinding. Beragam pilihan kayu yang bisa Anda pakai seperti kayu jati, kamper, merbau, jati Belanda, bangkurai, serta meranti merah. Menggunakan kayu akan membuat tampilan rumah terkesan klasik dan natural.

5. GRC

Ada juga bahan GRC atau Glass Fibre Reinforced Concrete untuk bahan dinding. Beberapa hunian biasanya menggunakan GRC sebagai pelapis dinding. Namun jika ingin dinding yang sifatnya tidak permanen, Anda bisa menggunakan bahan GRC ini.

6. Kaca

Kaca juga biasa digunakan sebagai pengganti dinding, khususnya pada hunian dengan konsep modern atau terbuka. Dinding kaca bisa diaplikasikan pada pembatas ruangan yang mengarah keluar maupun antar ruangan.

7. UPVC

Selanjutnya, ada material dinding dari UPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride) yang memiliki sejumlah keunggulan. Material dinding ini hampir menyerupai PVC, namun tanpa kadar plastik di dalamnya.

8. Hebel

Hebel atau yang biasa disebut sebagai bata ringan ini terbuat dari campuran beberapa material, seperti pasir kuarsa, semen, gypsum, air, dan material tambahan lain. Keunggulan material ini adalah bobotnya yang lebih ringan dan rapi saat dilakukan pemasangan.

Hebel juga memiliki sifat yang mampu menyerap panas dan ketahanan yang baik terhadap gempa. Namun dalam memilih bahan material bangunan ini Anda harus mengutamakan kualitas. Adalah rekomendasi bahan material yang bisa dipilih adalah produk SCG Smartblock.

Produk ini menawarkan berbagai keunggulan seperti dapat diaplikasikan sebagai dinding interior dan eksterior, serta sifatnya kuat dalam menahan beban. Menggunakan SCG Smartblock akan membuat rumah Anda lebih kokoh dan aman, serta terasa sejuk.