June 21, 2021

Kabar Memo

Menyajikan Informasi terupdate teraktual, tips trik dan kesehatan

Beda Pisang Ambon dan Pisang Cavendish

3 min read

 

Bagi penikmat buah pisang, pisang ambon dan pisang cavendish adalah dua jenis yang sering dimakan. Keduanya memiliki rasa manis dan lembut serta ukuran buah yang besar. Jika dilihat sekilas dua buah ini sangat mirip sehingga banyak dari kita menganggapnya sama.

Padahal dua buah ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Antara pisang cavendish dan pisang ambon memiliki beberapa hal yang berbeda meski sebenarnya tidak terlalu signifikan. Simak perbedaan selengkapnya di bawah ini.

Perbedaan Pisang Ambon dan Pisang Cavendish

Ada perbedaan yang cukup umum antara dua pisang yang sering dikonsumsi ini. Meski tidak terlalu signifikan, perbedaan ini cukup bermanfaat untuk memilih pisang sesuai kebutuhan.

1.     Warna Kulit

Warna kulit dari pisang ambon umumnya lebih memiliki aksen hijau. Meski beberapa jenis bisa sampai menguning, masih terdapat beberapa campuran hijau sehingga mudah untuk dibedakan dengan jenis pisang cavendish.

Pisang cavendish saat masih mentah atau setengah matang juga memiliki aksen hijau. Hanya saja jika sudah matang dengan sempurna warnanya akan menjadi kuning terang. Tidak ada warna hijau sama sekali yang bisa ditemukan.

2.     Warna Buah

Saat sudah matang biasanya buah cavendish memiliki warna keputihan dan ada sedikit aksen kuning di dalamnya. Saat dihancurkan warna kuning tersebut akan terlihat dengan jelas. Daging buah juga terlihat sangat lembut.

Pisang ambon sedikit memiliki aksen kemerahan meski sebagian besar berwarna kuning. Serat pada pisang ambon juga terlihat dengan jelas. Meski demikian secara umum keduanya hampir sama sehingga beberapa orang sulit untuk membedakan.

3.     Rasa

Pisang ambon atau pisang cavendish memiliki rasa manis saat matang dengan sempurna. Jika pisang cavendish belum matang sempurna maka rasanya akan sedikit ada rasa sepat dan membuat tidak nyaman pada lidah.

Sementara itu pada pisang ambon yang belum matang maka akan ada sedikit rasa asam. Pisang cavendish hanya memiliki rasa manis dan aromanya cukup kuat.

4.     Ukuran

Secara ukuran sebenarnya tergantung dengan bagaimana buah cavendish dan pisang ambon ini dibudidayakan. Namun, karena budidaya pisang cavendish dilakukan dengan baik kemungkinan besar ukuran buahnya lebih besar. Namun, tidak terlalu melengkung ke atas.

Sementara itu pada pisang ambon ukurannya sedikit lebih ramping dan agak melengkung ke atas. Dari ukuran ini biasanya sudah terlihat dengan jelas mana yang merupakan pisang ambon dan mana yang merupakan pisang cavendish.

5.     Pemasaran

Pemasaran pisang ambon umumnya dilakukan secara tradisional. Buah ini hanya ditanam di kebun dengan jumlah yang terbatas. Itulah kenapa pisang ambon kadang sulit ditemukan di pasar tradisional. Kecuali saat musimnya tiba.

Sementara itu pisang cavendish umumnya dipasarkan pada pasar modern. Pisang ini memiliki kebun sendiri yang ukurannya cukup luas dan dikelola dengan baik. Buah dengan kualitas baik akan dipasarkan pada supermarket sementara buah yang terkena sortir akan dijual di tempat lain.

Sebenarnya antara pisang ambon dan pisang cavendish memiliki nilai gizi yang hampir sama. Selanjutnya untuk ukuran juga tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Hanya saja untuk pemasaran, pisang cavendish biasanya dijual di supermarket atau minimarket.

Jika Anda ingin membeli pisang cavendish dan tidak mau repot untuk mencarinya, coba gunakan aplikasi Tanihub. Anda bisa langsung membeli pisang cavendish dengan kualitas baik. Pisang bisa langsung dikirim ke rumah Anda.

Apakah di tanihub hanya ada pisang saja? Tentu tidak, aneka buah, sayur, daging, telur dan kebutuhan dapur lainnya juga tersedia di sana dalam kondisi terbaik.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.