Siapa Saja yang Butuh Perlindungan dengan Asuransi Penyakit Kritis?

Ragam jenis asuransi kesehatan nyatanya memang ada banyak, baik itu asuransi kesehatan biasa sampai dengan asuransi penyakit kritis juga ditawarkan oleh perusahaan penerbit asuransi. Faktanya sendiri memang tanpa kecuali setiap orang butuh produk asuransi ini, tentunya juga bukan tanpa alasan, melainkan semua orang pasti akan sakit. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Resiko untuk terserang penyakit meningkat berkali-kali lipat jadi lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya. Ditambah lagi dengan biaya berobat atau fasilitas kesehatan yang juga semakin mahal dari waktu ke waktu. Melihat fakta tersebut punya asuransi jadi sebuah kewajiban.

Sudah beli asuransi kesehatan namun ternyata produk tidak sesuai dengan kebutuhan, artinya memang tidak dapat mengcover kebutuhan Anda. Bisa saja karena memang jenis penyakit yang diderita termasuk masalah kesehatan serius, sehingga terkadang asuransi kesehatan biasa saja memang tidak dapat mengcover atau menanggung biaya pengobatannya tersebut. Maka Anda memang butuh perlindungan ekstra disini, tak sekedar asuransi kesehatan biasa, melainkan penyakit kritis.

Terkadang memang ada banyak orang yang bingung harus membeli asuransi kesehatan biasa saja, maupun juga produk asuransi penyakit kritis ini, apalagi jika berbicara mengenai harga premi diantara keduanya juga jauh berbeda. Lalu sebenarnya siapa sajakah yang paling membutuhkan produk asuransi jenis penyakit kritis ini? berikut ini yang patut diketahui, yaitu:

  1. Lansia, faktanya memang orang-orang yang sudah berusia lanjut terbilang paling rentan untuk terserang penyakit berat atau penyakit-penyakit kritis. Hal ini disebabkan karena kemampuan dari organ tubuh mereka juga sudah tidak sebagus dulu, ditambah lagi bisa efek karena pola hidup yang selama ini mereka jalani tidak bagus.
  2. Punya riwayat penyakit kritis, jika Anda terdiagnosa menderita penyakit-penyakit kritis, sebut saja diantaranya adalah diabetes melitus, jantung, kanker, stroke sampai dengan ginjal sebaiknya langsung beli produk asuransi tersebut karena memang akan sangat dibutuhkan, faktanya sendiri penyakit ini butuh pengobatan seumur hidup, secara berkelanjutan agar tidak kambuh lagi, otomatis biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatannya juga besar bukan.
  3. Memiliki keluarga yang menderita penyakit kritis, istilahnya adalah genetik juga mempengaruhi seseorang, memperbesar peluangnya untuk terkena kondisi kesehatan yang sama, sehingga harus diwaspadai. Misalnya jika orang tua menderita diabetes, maka besar kemungkinan kondisi tersebut nantinya juga akan menular kepada buah hati mereka, sehingga harus dilakukan persiapan.
  4. Bekerja pada sektor yang beresiko tinggi, misalnya bekerja di perusahaan pembangkit tenaga nuklir, kemudian juga bekerja sebagai seorang radiologist sampai dengan bekerja di pabrik rokok dan yang berhubungan dengan bahan-bahan kimia lainnya, paparan bahan kimia memang beresiko tinggi menyebabkan seseorang untuk terkena penyakit kritis.
  5. Obesitas atau kegemukan, faktanya memang orang-orang dengan kondisi obesitas atau kegemukan punya resiko yang tinggi untuk terserang beragam penyakit berbahaya, misalnya adalah diabetes melitus, penyakit jantung sampai dengan gagal ginjal, untuk itu alangkah baiknya punya perlindungan dari asuransi kesehatan untuk penyakit kritis.
  6. Perokok dan juga mengonsumsi alkohol, kedua bahan ini sudah tak perlu diragukan lagi efeknya bagi kesehatan, karena memang mengandung banyak bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan, pemakaian jangka panjang bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan.

Asuransi penyakit kritis ini dapat Anda beli diantaranya adalah dari I Love Life Astra, dimana mereka memang menawarkan banyak produk asuransi kesehatan, termasuk juga yang fokusnya untuk penyakit kritis yang bisa anda kunjungi dan lihat di website https://ilovelife.co.id/products/product-critical-illness/1694